Monday, August 8, 2011

surat untuk TUHAN

Dear Allah,
Entahlah bagaimana caranya surat ini akan sampai di meja-Mu, entah juga apakah akan sampai atau tidak akan pernah sama sekali.. Aku hampir tidak peduli, aku hanya berharap ada juga malaikat yg bertugas memantau blog-blog yg berserakan ini untuk menyampaikannya pada-Mu jika ada yg perlu disampaikan.

Rabb..
Aku tau Engkau tidak pernah sedikitpun lengah atasku, hanya seringkali aku yg tidak peka akan kenyataan keberadaanmu. Aku tau Engkau selalu ada bahkan di saat aku tidak mengingatmu sama sekali, Engkau ada dalam lelapku, Engkau ada dalam lengahku.. Aku bodoh tuhan, maafkan aku..

Semalam aku tiba-tiba saja merasakan kerinduan yang tak terbendung, kerinduan yang membuncah pada-Mu pemilik hidupku.. Aku tersungkur pada lantun muadzin saat isya itu, aku rindu Engkau ya Allah ya tuhanku yg maha pengasih dan penyayang T_T Aku tau aku hina, aku mengerti aku bodoh.. Aku pun paham bahwa aku tidak lebih dari manusia yang bakal menjadi penghuni neraka-Mu entah berapa abad lamanya nanti namun ijinkan aku merindukan-Mu..

Genggam jemariku Rabb.. berikan aku kekuatan untuk sanggup melanjutkan detik-detik sisa hidupku dalam taat, hentikan kebodohanku.. Enyahkan kekerasan hatiku.. Belaian-Mu semalam membuatku candu ya Allah ya Rahman ya Rahim.. Menggeliatkan syaraf-syaraf keakuanku yg sudah membuat hidupku menjadi kumpulan puzzle yang tidak pernah tuntas saking semrawutnya, belaian-Mu menenangkanku ya Allah.. Aku tau semuanya akan baik-baik saja bersama-Mu, semuanya akan tetap menjadi hidup yang damai di dekap-Mu.. Ampuni aku yang yg hina ini ya Allah, ampuni aku.. Temani aku dan jangan berhenti mendekap serta belai kepalaku.. Aku mencintai-Mu..

yours,
Me..
thank u..

dongeng hidup Blog re-Design by Cebong Ipiet © 2008|Support by Mobil Keluarga Terbaik Indonesia

Back to TOP