Wednesday, April 29, 2009

Cita-cita

Kalau bercita-cita jadi dokter atau jadi selebritis siyh itu udah biasa, 99% manusia pasti bercita-cita memiliki pekerjaan yang baik dan menghasilkan pendapatan yang baik pula.

Dari hasil ngobrol ngalor-ngidul sama banyak orang selama puluhan tahun jadi penghuni bumi (berlebihan bgt yah bahasanya hehehe...) ada beberapa cita-cita yg lain dari cita-cita orang kebanyakan, beberapa diantaranya malah nyeleneh..

Adik perempuan ku yang paling kecil, si pangais bungsu sejak SD selalu menjawab ibu rumah tangga sebagai cita-citanya. Bahkan dengan bangganya dia menuliskan serba-serbi keinginan mulianya itu ketika diberi tugas mengarang pada pelajaran Bahasa Indonesia ketika dia duduk di bangku SMP. Hingga detik ini pun cita-citanya itu masih tetap sama dan tidak pernah berubah meski dia sudah menikah dan berumur lebih dari 20thn. Wow.. Semoga cita-cita itu akan tetap dia pegang teguh.. Good girl :)

Cita-cita menjadi tukang minyak di Perancis menjadi salah satu pilihan adik ku yang lainnya ketika dia pikir kepergian salah satu sepupu ku untuk bekerja di sebuah perusahaan minyak di Paris itu adalah berjualan minyak keliling hehehe.. Dia pikir di negara semaju itu ada tukang minyak tanah keliling yg berteriak-teriak sepanjang hari.. Oil.. Oil.. Hahaha...

Aku juga pernah mendengar cita-cita yg dilatar belakangi alasan yang unik, ingin menjadi supir taksi supaya ga perlu terlalu rajin belajar karena ga perlu cerdas untuk meraih cita-cita itu.. Eits, siapa bilang jadi supir taksi ga perlu cerdas ? Ga ada satu pekerjaan pun yg ga perlu harus cerdas loh, setiap pekerjaan memerlukan kecerdasan yang berbeda kan :)

Nah kalau Nabil sekarang sedang bercita-cita ingin menjadi pembuat film animasi terbaik di Indonesia hehe.. Itu cita-citanya yang kesekian setelah sebelumnya ingin menjadi dokter, guru, koki, agen detektif dan ilmuwan.. Turunan bundanya niyh keseringan ganti cita-cita :p
So.. Apa cita-cita mu ? Sudah terwujud kah ? Atau masih diperjuangkan ? Good luck everyone *smile*

Tuesday, April 28, 2009

Berkhayal, berimajinasi dan bermimpi..

Akhir-akhir ini aktivitas berkhayal Nabil sedang meningkat. Seringkali dia membuat aku terbengong-bengong dengan khayalannya, selain menakjubkan seringkali aku berpikir apakah khayalan Nabil akan menjadi kenyataan ? *bundanya ikutan ngayal kalo udah gini* hehe..

Selain berimajinasi menciptakan alat-alat super hebat (kalo ga mau dibilang aneh) seperti mesin pintar segala bahasa atau mesin pengabul do'a, Nabil sering memainkan imajinasinya melanglang buana ke belahan bumi yg lain. Jepang dan USA adalah tempat yang paling sering dia "kunjungi".

Selain berimajinasi sendirian, sering banget Nabil mengajak aku ikut berimajinasi. "Kalo nanti aku udah besar jadi orang kaya banget, bunda mau minta apa dari aku ?" Wah pertanyaan yg cukup sulit hehe.. Hampir selalu aku menjawab aku ingin keliling dunia :D (sepertinya bakat berkhayal Nabil menurun dari budanya hihihi...). Biasanya jawaban keliling dunia itu sudah cukup sebagai bahan kami berimajinasi bersama, dan Jepang selalu menjadi tujuan utama dan pertama kami hehe.. Nabil ingin ketemu kartunis-kartunis jago dari negeri sakura ini lalu menemui para pembuat games kesukaannya, sedangkan aku entah kenapa ingin sekali menginjakan kaki ku di negara cantik ini.. Aku ingin menikmati musim sakura berbunga lalu ke Tokyo dan Harajuku :D
Negara selanjutnya Nabil selalu menyebutkan Amerika sebagai tujuan berikutnya, sedangkan aku selalu "pergi" keliling Eropa dengan Paris sebagai tujuan yang utama.. Biasanya kami akan hom pim pa buat menentukan Amerika atau Paris sebagai tujuan selanjutnya, setelah ketiga negara itu biasanya kami akan berhenti berimajinasi sebelum sempat melangkahkan khayalan kami ke negara-negara yang lainnya :)

Sore tadi, jawaban ingin keliling dunia ketika Nabil jadi milyuner sudah tidak berlaku lagi. Dia bilang itu keinginan yang terlalu sederhana buat seorang yang kaya raya hahaha.. Lalu ketika aku bersikukuh bahwa keinginan ku hanyalah keliling dunia, Nabil memintaku untuk memberinya keinginan ku yang lain dengan setengah merengek.. Lalu dia menawarkan rumah mewah seluas lapangan bola dengan pantai di belakangnya, atau mobil super canggih yang kecanggihannya bisa aku pesan sesuai keinginan ku, selain itu Nabil juga menawarkan mesin-mesin super hebat untuk melengkapi rumah super indahnya itu hehe..

Yah.. Akhirnya aku terpaksa meminta rumah indah itu sebagai mimpi ku hari ini.. Makasih banyak Nabil, semoga Tuhan mendengarkan khayalan kita sebagai do'a.. amiiin ya rabbal allamin..

Monday, April 27, 2009

Thank You....


Giliran Mbak Reni yang ngasih aku hadiah cantik, makasih banyak yah mbak... matur nuwun sanget :)

Award ini namanya The Best Follower Award, bagus yah... dengan senang hati aku terima award cantik ini apalagi yang ngasihnya juga mbak yg cantik hehe..

Makna setiap hadiah award yang aku terima dari sesama blogger masih tetap sama buatku, untuk menjaga persahabatan yang terjalin di antara kami dan menambah semangat kami untuk tetap rajin ngeblog..

untuk menjaga lingkaran award ini ga terputus aku mo ngasih hadiah award ini buat :
semar
semut
Lies
mbak Tisti

Friday, April 24, 2009

Bersyukur..

Minggu yg sarat dengan pengalaman spiritual yang menakjubkan. Tuhan seperti banyak berbicara beberapa hari terakhir ini, melalui banyak cara yang tidak aku duga. Tidak selalu mengenakan cara dan jawabannya, tapi setidaknya aku tidak perlu berada pada ketidakpastian lagi.. Semua sudah selesai.. Tidak lagi menyisakan tanya dan pengharapan yg berkepanjangan.

Tuhan memang Maha segalanya.. Ketika aku meminta selalu diberi yang terbaik menurut kehendak-NYA meski mungkin menyakitkan. Yang membuat aku terbengong-bengong, minggu ini seperti hampir selalu apa yg kupertanyakan dijawab-NYA apa yang aku minta diberikan hanya dalam waktu singkat.. Subhanallah..

Terima kasih Tuhan.. Terlalu banyak yang KAU beri sementara aku masih saja banyak meminta, masih saja sering lupa bersyukur.. Maafkan aku..

Ketika permohonan dan pertanyaan-pertanyaan ku belum KAU jawab hampir selalu aku marah, aku meradang karena merasa terlalu lama.. Padahal sholat pun masing sering aku tunda-tunda hingga akhir waktu, beramal baik pun masih selalu aku akhirkan..

Astagfirullahaladzim, maafkan aku ya Rabb.. Padahal aku tau bahwa "Engkau akan memperlakukan kami sama persis seperti kami memperlakukan Mu" lalu kenapa aku masih juga lalai ? Dan kecewa ketika Kau akhirkan aku, sementara aku pun masih seringkali mengakhirkan Mu.. Ampun ya Rabb..
Kesempurnaan hanya milik Allah, dan kekurangan adalah mutlak milik aku maka ampunilah hamba mu ini..

Kini aku hanya butuh Engkau ya Rabb.. Aku perlu Engkau, datang lah ke hati ku.. Kuatkan aku dalam lemah ini, bangkitkan aku dari jatuh ini, legakan aku dari sesak ini, bangun kan aku dari sakit ini.. Lalu tuntun aku pada jalan benar Mu, bawa aku pada ridho Mu.. Hingga tak perlu lagi aku menangisi yang tidak berkah bagi hidup ku.. Aku hanya perlu ridho Mu.. Berkah Mu.. Kehendak Mu lah yang nyata bagiku..
Dan izinkan aku bersyukur kehadirat Mu

Thursday, April 23, 2009

Blak-blakan

Kegemaran saya menulis ini sudah mengantarkan saya pada dunia yg baru, dengan banyak teman-teman yang baru juga.. Dari banyak teman-teman yang rajin berkomentar mengenai tulisan saya ada satu komentator yang sampe saat ini selalu membuat saya deg-deg an ketakutan *lebay mode : on* hehe..

Kenapa saya tertarik untuk menulisnya disini ? Itu karena komentar-komentarnya yg lugas dan tanpa tedeng aling-aling memborbardir setiap sisi kekuatan saya :)

Komentar pertamanya ketika saya menulis tentang emansipasi, beliau mengirimkan komentar yang panjang lebar melalui email saya. Begitu seterusnya, teman yg satu ini lebih suka berkomentar(galak & sadis) melalui email atau YM.. akhir-akhir ini saja dia mau sedikit menyapa lewat halaman blog ini meski teuteup komentar yang sesungguhnya yah lewat obrolan panjang lebar di sela kesibukannya. Makasih banyak yah buat meluangkan waktunya mengomentari saya hehehe..

Sekarang ini beliau sedang mem-push saya untuk bangkit dari tidur dan keterpurukan saya(katanya), berikut saya kutip penggalan komentar panjangnya..
"gak pren saya cuma ingin..... temen yang satu ni bangkit dari tdur.... N keterpurukan yg tiap hr dibawa kesana dan kemari......"

Waduh.. Saya akui akhir-akhir ini saya lebih banyak mellownya drpd jadi jagoan, tapi itu bukan berarti saya habis tak bersisa. Seperti jawaban yg saya berikan pada komentator kritis tersebut, "saya hanya sedang jatuh cinta dan merindu teramat saja kok" yah itu lah yang sebenarnya.. Saya sedang merindukan seseorang teramat sangat dan saya mohon maaf bila cara saya memaknai kerinduan saya itu mengganggu sahabat-sahabat yang rajin main-main disini :)

Tapi mengutip ilmu egois yang juga dipupuk oleh komentator hebat saya tersebut, saya cuma ingin bilang.. "blog blog saya terserah saya donk mau saya tulisin apa" hahaha..

Well.. Sekali lagi makasih buat perhatian teman-teman semua (special buat mas dhandhe deh), sekali lagi saya mohon maaf jika kemellowan saya udah mengganggu kenyamanan kalian semua.. But that's i am, seorang wanita biasa saja dengan segala kelebihan dan kekurangan saya. Maafkan ketidakcerdasan saya mengekspose cinta dan kerinduan saya yang teramat sangat yang sudah memaksa penikmat blog ini miris hehehe..

When i miss you

Seringkali..
Aku rindu canda mu dalam kesedihan
Merindukan tatapan mu kala ku sendiri
Mendambakan pelukan mu ketika tersiksa sepi
Ku cumbui bayangan mu saat kerinduan membelenggu

Saat aku merindukan mu..
Dekapan mu yang ku cari
Bayangan mu yang ku sentuh
Harum mu yang ku endus
Genggaman mu yang ku perlu

Ketika aku membutuhkan mu..
Ku pejamkan kedua mata sabit ku
Ku temui kau di sana
Berdiri tepat disampingku
Memeluk ku dengan sederhana

Wednesday, April 22, 2009

Merengkuh mimpi

Berdua..
Meninggalkan pedih..
Menanggalkan sesak..
Melupakan kisah..
Mendendangkan salam perpisahan..

Bersama..
Menitipkan cinta..
Meminjamkan hidup..
Menyatukan rasa..
Menyambut kedatangan nyata..

Lalu..
Berdua..
Bersama..
Bercinta..
Melintasi benua, meninggalkan duka..

Dan..
Kita..
satu..
Hingga akhir hayat..

Raja.. aku masih tetap bermimpi, mimpi yang sama seperti biasa kita mimpikan.

-ur princess-

Tuesday, April 21, 2009

Hati-hati jadi KAYA

Pagi ini saya tertegun miris membaca penggalan kalimat ini,
"Daisy pada awalnya mengaku bahagia melihat anaknya dinikahi pria kaya dan terhormat di Malaysia. Tapi ternyata bersuamikan pangeran kaya dan tinggal di istana megah tidak membuat Manohara bahagia"

Wah di jaman semodern ini masih ada yg menggadaikan cintanya pada kekayaan dan kehormatan yah (maaf kalo saya salah menilai dan berprasangka buruk). Miris sekali saya menyimak kisah-kisah remaja cantik ini diperlakukan semena-mena oleh suaminya yang seorang calon Raja pula.

Dan tanpa bermaksud mendiskreditkan pihak manapun, yang terlintas di kepala saya adalah "sampai kapan mereka menindas kita ? tidak habis-habisnya mereka mencuri dan merendahkan harga diri bangsa ini"

Lalu saya bertekad sebisa mungkin mencari ayah buat Nabil tidak dari dalam bangsa yang sudah memporak-porandakan harga diri saya sebagai Warga Negara Indonesia !!! MAKSUDNYA ??? hahahah.... siapa saya memangnya kok pake pilih-pilih segala :D

Hikmah dibalik kasus Marcella Zalianty + ananda Mikola

waaaaah senangnya lihat berita hari ini, Roy Suryo akhirnya dapet saingan di dunianya hehehe..

Selama ini kan beliau ini yang merajai dunia teknologi perdigitalan, apa-apa yang berhubungan dengan hasil rekaman alat digital(seolah-olah) cuma dia lah jagoannya. Lantas bapak yang satu ini seperti merasa sebagai dewa di negara ini setiap kali ada kasus yang melibatkan alat-alat digital karena cuma dia yg jago maka cuma dia juga yang berhak mengatakan itu benar atau tidak, asli atau bukan..

Bukan bermaksud mengecilkan kemampuan beliau dalam bidang telematika yang dikuasainya tersebut, tapi pentasbihan dirinya sebagai ahli diatas para ahli menurut saya kok terlalu berlebihan yah.. saya berpikir, masa iya di negara ini ga ada yang melebihi atau setidaknya memiliki kemampuan sama dengan bapak itu.. poor country..

Dan hari ini pertanyaan saya itu terjawab sudah *clap* ternyata negara ini punya ahli lain yang bahkan sudah bersertifikat internasional dan tergabung dalam High Technology Crime Investigation Association, namanya Ruby Z. Alamsyah. Beliau ini seorang Information Security Consultant yang menjadi saksi ahli dalam persidangan kasus Ananda Mikola VS Agung yang beberapa bulan terakhir ini ramai diperbincangkan masyarakat negeri ini.

Kenapa saya senang ? bukan ga percaya sama Roy Suryo sebagai ahli telematika atau ngefans sama pak Ruby loh yah.. saya cuma bahagia aja karena negeri ini ternyata tidak cuma punya satu ahli dalam bidang tersebut tetapi dua atau bahkan mungkin banyak lainnya yang belum terekspos, jadi kalo ada hal yang perlu dibuktikan kebenarannya kita tidak harus hanya mendengarkan satu kesaksian yang pada akhirnya akan menggusur kita pada pemaksaan persamaan pola pikir dengan ahli tersebut (lawong cuma dia ahlinya kita bisa apa ?).

Selain itu dengan bermunculannya para ahli lainnya semakin mengingatkan saya bahwa, DIATAS LANGIT MASIH ADA LANGIT

Monday, April 20, 2009

Permintaan paling ekstrim

Sesegukan di balik kemudi hingga kamar sempit itu, berpikir mengapa tak satu pun kata yang bermakna bahkan bagi makhluk yang paling aku cintai melebihi cinta pada diriku sendiri.

Setiap kata, kehendak dan keinginan tampak seperti siksaan bagi hidup indahnya.. Meski aku melakukannya hanya demi melihatnya bahagia suatu saat nanti, saat aku tak sanggup lagi membimbingnya karena kerentaanku, kala aku tak mampu lagi menuntunnya ketika aku tua, atau bahkan pada masa aku tak bisa lagi melihatnya karena aku mati..

Disakiti sahabat.. Dikhianati teman.. Dilukai kekasih bahkan diacuhkan belahan jiwa tak dapat melebihi kekecewaan kali ini ketika kehendak & do'a di maknai bagai siksaan.. Lalu aku berpikir, apalagi gunanya aku hidup ? Bila tak ada lagi gunaku bahkan pada benalu kecilku..

"Ambil nyawaku Tuhan.."
Aku terkapar dan berujar lirih.. Bila memang tak ada lagi guna ku, ambil saja nyawaku.. Dan biarkan kepergian ku membahagiakan orang-orang yang ku kasihi dengan kehilangan keluh kesah ku.. Aku lelah Tuhan.. Aku lelah.. Karena sepertinya tak ada lagi saat bahagiaku, karena tampak nya terlalu senang sedu sedan bermain-main di detik-detik hidup ku.. Ambil saja nyawaku..

Dan saat tersedu pun tanganku sendiri yang mengelus-elus rambutku, karena tak ada seorang pun yang dapat kumintai tolong melakukannya untukku..
Lalu hati kecilku sendiri yang mengingatkanku..
"istigfar.. Tuhan pasti datang ga lama lagi untuk menolong mu.."

i wish..

Emblem Persahabatan



Sekarang giliran Fanda yang ngasih aku hadiah, makasih banyak yah Fanda ^_^

Nama hadiah dari Fanda ini emblem persahabatan dan pasti bertujuan semakin mengencangkan persahabatan yang sudah terjalin. Semoga setelah ini persahabatan kami akan semakin kuat, kami akan selalu saling mengingat dan ga lupa saling mengunjungi hehehe...

Aku paketin juga hadiah yang sama buat AWS_anak tidore, edo, itik bali, Lies sama buat mocca_chi *maaf blom kesampean juga mojok barengnya*

Sunday, April 19, 2009

Dengan mu..

Sofa coklat dan terbaring di atasnya, sesekali di sudut dalam kamar..
Diselingi perjalanan-perjalanan singkat memenuhi tugas rutin ku
Sesaat setelah jam dinding melewati angka sepuluh hingga dentang jam di pukul lima sore.
Layar telepon selular atau sesekali layar laptop dan PC di sudut kamar.
Senin sampai Jum'at, sesekali saja selain itu..
Ditemani banyak teman yang lain, berbincang, bercerita, berceloteh..
Berbagi rasa melalui status yang berganti sesuai pesan hati yang ingin disampaikan.
Icon-icon smiley bergantian mendeskripsikan mimik yg ingin tersampaikan.
Begitu selalu kita bercengkerama melangutkan rasa..
Resah, bahagia, kecewa, cinta, menangis lalu terbahak-bahak..
Merayu, membentak, menggombal, marah, terlena bahkan mencerca..

Semua masih sama..

Sofa coklat, sudut kamar, layar telepon selular, laptop, PC, senin-jum'at bahkan sabtu dan minggu, jam dinding pengingat waktu bahkan rasa yang menyeruak setiap kali kebersamaan itu ternikmati..

Tapi semua tidak lagi sama saat ini, tanpa hadir mu.. Hampa.. Sempit.. Kosong..
Meski setiap elemen berusaha membuat ku tertawa bahagia dalam sendiri ku, semua tidak pernah lagi sama..

SEMUA BERBEDA SAAT KAU ADA DISINI MEMBAHAGIAKAN AKU SELALU..

HANYA KAMU YANG BISA
by TIKET

Tanpa terasa kau curi hatiku
Dengan berbeda caramu menaklukan hati kecilku
Berjuta rayuan yang pernah ku rasa
Namun tak pernah tersentuh tak ada yang mengesankanku

[#]
Tapi semua berbeda
Saat kau ada disini
Mempesonakan aku selalu

[##]
Hanya kamu yang bisa
Membuat aku jadi tergila-gila
Membuat aku jatuh cinta
Karena tak ada yang lain sepertimu

[###]
Berkali ku mencoba
Berpaling dengan makhluk indah lainnya
Namun tak pernah ku rasakan
Bila seindah bercinta ku denganmu

*membuka kumpulan memori yang akan memulangkan mu kesini, meski aku tau tak akan pernah sama.. Aku kangen kamu..*

Siapa elu ?

Kalimat sederhana sbg bahan becandaan anak-anak muda jaman kiwari..



"Siapa elu ?"



Tadinya ga ada yg istimewa dengan sepotong kalimat yang sering banget aku dengar di sela-sela perbincangan makhluk-makhluk di sekitarku :D gitu juga waktu sepenggal kalimat itu jadi bahan masalah antara adik perempuan ku dengan ibu mertuanya, aku pikir hanya sepenggal kalimat yang terlalu dipermasalahkan..



Tapi semua berbeda saat kau ada disini.. Eh kok malah nyanyi, maksud ku semua jadi beda waktu seseorang melontarkan kalimat becanda antagonis itu saat kami terlibat perbincangan siang tadi. Ternyata ungkapan "sapa elu ?" dalam intonasi bercanda paling lucu pun kedengarannya tetap ga enak banget yah hehehe... Eneq gitu deh rasanya di dalam hati, berasa ga penting banget keberadaan kita buat orang itu. Aku jadi ngerti kalo ternyata gaya becanda dgn penggalan kalimat itu bukan sekedar hal yang terlalu dibesar-besarkan, tapi memang hal besar yang perlu dicermati :D



Atau aku udah mulai berlebihan yah membesar-besarkan sesuatu yang sebenarnya ga perlu dipermasalahkan ? Ahk.. Siapa gw ? Hehehe...

Saturday, April 18, 2009

Makasih Mbak Tisti...



Akhirnya ada sahabat lain selain Lies yang menghadiahi ku parcel award, Mbak Tisti namanya :)

Makasih banyak yah mbak...

Award persahabatan ini berarti banget buat aku. Selain karena kebahagiaan mempunyai tambahan seorang sahabat lagi di dunia yang amat sangat kucintai ini, aku juga merasa ikatan persahabatan di lembar-lembar ini menjadi semakin kuat. Membuat kami saling mengingat satu sama lain, saling merindukan bahkan saling berdo'a untuk kebaikan sahabat-sahabat blogger tercinta kami.. jika pun pada kehidupan nyata kami belum sempat berjabat tangan, persahabatan melalui lembar-lembar blog kami sudah lebih dari cukup untuk mengingatkan bahwa kami saling bersahabat dan semoga suatu ketika Tuhan berkenan mempertemukan kita dalam jabat erat yang sesungguhnya untuk semakin menguatkan tali persahabatan kita, Amin..

hmm.. sekarang saatnya aku mempersembahkan award ini buat sahabat-sahabat lainnya..

Lies, Zener, bang Erik, Bitbit semoga kalian akan selalu menjadi sahabat terbaik disini atau dalam kehidupan nyata ku :)

Nyalon

Sebelum 2 tahun terakhir ini, saya bisa dibilang ratu salon saking doyannya ngabisin waktu di salon buat urusan ujung rambut sampe ujung kaki hehe.. Dalam seminggu bisa 2-3 kali saya nyambangin salon langganan dari sekedar cuci blow sampe treatment atau manicure pedicure *fyuh*
Pokoknya ga ada hari yang terlewati tanpa sentuhan mbak mbak eh mas mas eh mbakmas itu :p

Itu 2 tahun yang lalu, sebelum saya memutuskan untuk berhijrah menjadi saya yg sekarang :)

Tahun pertama saya berhijab sesekali saya masih mampir buat nyalon meski ga lagi sesering sebelumnya.. Dari mulai seminggu sekali sampai akhirnya sebulan sekali bahkan sampai akhirnya saya lupa ada tempat nyaman bernama salon :D

Hari ini ingatan akan masa lalu saya itu terusik ketika adik perempuan saya maksa untuk ikut nyalon. Saya enggan, tapi paksaan mereka akhirnya membuat saya ga enak hati buat nolak lagi.. Lalu saya ikut bersama rombongan kecil ini, kenapa saya sebut rombongan ? Karena selain mamah, saya dan adik perempuan saya itu ikut juga 2 orang keponakan saya yang masing-masing berumur 4 tahun dan 1 tahun selain Nabil juga pastinya hehe.. Nah pas kan kalo disebut rombongan ? :p

Acara nyalon kali ini membuat saya berpikir kalau saya sudah menghabiskan banyak waktu selama bertahun-tahun buat hobby yang menghabiskan waktu dan uang saya, dan tiba-tiba saya kok jadi hilang selera buat sekedar mentreatment rambut saya walaupun gratis.. tis.. tis.. Karena adik saya yang memang berniat buat mensponsori acara nyalon kali ini.. Lalu saya memilih asyik direpoti Nabil dan 2 keponakan lucu saya Aufa dan Raissa daripada dibuat enak dan cantik sama mbak-mbak di Axmi salon tadi itu, fenomena ini membuat adik, mamah dan Nabil terbengong-bengong bahkan hingga detik ini hahaha..

Selamat tinggal salon selamat tinggal hobby lama, saya sudah bangun dari mimpi hehe..

Friday, April 17, 2009

Korban pemilu bergelimpangan

8 hari sejak hari nyontreng se-Indonesia berlalu, ada banyak hal yang menarik buat disimak dari (yang katanya) pesta demokrasi ini.

Penghitungan suara yg masih berlangsung hingga saat ini sedang hebat-hebatnya bikin para pelaku pemilu kebat-kebit hatinya.

Para petinggi partai lagi rajin banget kumpul sana kumpul sini buat cari komposisi terbaik buat eksistensi partai mereka mengingat penghitungan suara sementara mengancam posisi partai-partai pada urutan kedua hingga ketiga puluh sekian itu. Pokoknya ini jadi hari-hari super sibuk deh buat para calon wakil rakyat itu setelah sebelumnya mereka juga sibuk berkorban moril & materil untuk menghadapi pemilu kali ini. Seloyal itukah mereka pada kepentingan rakyat hingga rela berkorban sedemikiannya bahkan sebelum rakyat memintanya ? Entahlah :D

Sudah lah biarkan saja para petinggi partai itu dengan kesibukannya karena ada yg lebih menarik buat aku dari pemilu kali ini dari sekedar polah para petinggi partai itu.

Korban pemilu sudah bergelimpangan, dan ini mengkhawatirkan sekali buat saya. Bagaimana saya tidak miris menyaksikan para calon wakil rakyat kelas tengah itu satu-persatu terserang depresi bahkan beberapa diantaranya menjadi pasien RS Jiwa. Suatu fenomena yang menyakitkan kalau ga mau dibilang memalukan hehehe.. Yang lebih mengkhawatirkan, ada beberapa caleg yang meninggal dunia terkena serangan jantung sesaat setelah kekalahan dipastikan menjadi mimpi terburuk dalam sejarah hidup mereka.

Duh.. Pemilu belum selesai, pesta rakyat belum juga usai.. Tapi korban pesta demokrasi ini terus bertambah setiap harinya..

Para bapak dan ibu caleg yang terhormat, marilah berjiwa besar menghadapi detik-detik penentuan nasib bagi bapak dan ibu yang terhormat. Jangan lagi membuat daftar masalah negeri ini semakin panjang dengan menambah sesak RSJ atau mengurangi lahan TPU. Berjiwa besar lah menerima kekalahan karena kekalahan adalah keberhasilan yang tertunda.. Jadi kalau kalah yah siap-siap aja buat pemilu berikutnya, siapkan dana segar baru dg bangkit dari kekalahan pemilu kali ini hehehe...

Chayo.. Ayo semangat bapak dan ibu caleg, doaku menyertaimu :D

Mobile posting

Katanya udah bisa posting pake hp yah ? By mms atau email..

Hmm.. Coba ku jajal, beneran bisa ga yah ?

1.. 2.. 3.. Test..

Wednesday, April 15, 2009

Pulang

Sepekan sejak keluar dari pintu rumah pagi itu..

Aku terduduk pada kursi no 12A.
Pemandangan gelap di balik kaca oval itu menyisakan kesedihan, entah untuk apa atau siapa aku tidak mengerti.

Jika biasanya sepanjang perjalanan aku akan menggadaikan waktu ku dengan tertidur, tidak kali ini. Mataku terus terjaga sepanjang perjalanan pulang kali ini, ada kegelisahan yg aku sendiri ga tau apa itu hanya deru mesin pesawat yg seolah ikut menyanyikan lagu kegelisahan ku.

Ku pejamkan mata, sesaat.. lalu terjaga lagi karena dalam pejam ku hanya kelebatan mu memenuhinya.
Ku lepaskan tatap ku pada gelap di balik kaca oval itu, disana juga hanya ada ribuan huruf yang mengingatkan aku pada kita.
Lalu aku mencoba menenggelamkan mata pada barisan huruf pada buku yang ku bawa, namun disana juga hanya membuat ku mengingat mu.

Akhirnya, ku kemasi gelisah ku dengan memohon pertolongan-MU ya Rabb..
Ku tatap gelap-Mu dibalik kaca oval itu, ku panggil kekuatan-MU untuk menenangkan ku

Rabb.. jika memang gelisah ini karena ketidakikhlasan ku, ampuni aku.. maafkan aku..
Aku ingin mengikhlaskannya setidaknya untuk ketenangan diriku sendiri. Bawalah gelisah ku pergi, hempaskan gelisah ku jauh dan kembalikan aku pada damai ku.. Dalam diam dan hening ku tolong aku untuk pulang Rabb, bukan saja pulang pada rumah ku tetapi pulang pada damai ku..

Lalu sisa perjalanan itu masih ku lalui dalam terjaga, dan pada kegelapan di balik kaca oval itu aku merasakan kehadiran-MU... dalam gelap-MU.. pada malam-MU..

Wednesday, April 8, 2009

Lagi-lagi Lies hehehe...


Beuh sekaligus 4 gini paketnya hehehe...
Tapi kok cuma Lies yang rajin ngirim pakt award yah ? yang lainnya, manaaaaaa ??? huehehehe...
hmm.. sekarang tinggal ngirim paket award nya ke sepuluh blogger lainnya, let's go..

sino, mocca-chi, eros, dema, mas yuddi, kang Parto, stasiun cantik, kang cantel, aduy, mbak astrid..

well, sudah selesai.. selamat menerima paketnya :)

if i could tell you

Aku...
Menunggu mu di sudut ini sejak berbulan-bulan yang lalu, sejak kau meminta aku untuk melakukannya untuk mu.
Ikhlas dan dengan kesadaran penuh aku melakukannya untuk mu, untuk kita dan untuk setiap mimpi-mimpi yang kita rajut bersama.
Mungkin aku bodoh, membiarkan diriku bermimpi bersama mu.. menyembunyikan titik kesadaran ku pada pengharapan bahwa mimpi kita akan nyata pada saatnya.
Tapi aku melakukannya karena aku mengasihinya teramat sangat...

Aku...
Tersentak sesaat ketika kau hempaskan aku pada jurang kesakitan itu saat kau sadarkan aku sejenak dari mimpi kita ketika kau pulang.
Kepulangan mu pada kehidupan nyata mu, kepulangan mu dari mimpi-mimpi indah kita, kepulangan mu pada apa yang memang seharusnya kau lakukan..
Menyakitkan ku, Melukai ku, menghabisi ku, mengembalikan ku pada ruang kehidupan nyata ku.. bahwa aku hanya seseorang yang sedang bermimpi terlalu indah..
Dan perih ini membawa ku kembali pulang pada hari-hari pahit ku tanpa mu
tapi aku melakukannya karena aku menginginkannya teramat sangat..

Aku..
Hanya sesaat memakimu, mencacimu dalam amarah buta ku karena sekejap setelahnya maaf ku menghapus semua jejak kecewaku.
Dan aku kembali tenggelam dalam mimpi-mimpi yang kau tawarkan padaku dengan kesadaran penuh ku.
Lalu aku kembali tenggelam pada pengharapan bahwa kau memang sungguh-sungguh menginginkan aku dalam sisa hidup mu.
Membuat ku yakin bahwa kau akan melakukan apapun untuk bisa hidup bersama ku
Ya aku percaya kau akan melakukannya untuk ku, untuk kita... meski aku tau aku masih juga bermimpi...
Tapi aku melakukannya karena aku mencintainya teramat sangat...

Lalu...
bermalam-malam aku bersujud pada Tuhan kita, sekedar memohon kemurahan-Nya untuk menuntun ku pada sebuah kebenaran.
Karena aku tidak ingin menyeret mu pada jurang kekhilafan, aku hanya ingin yang terbaik bagi mu.
Dan aku meminta, "Tuhan.. jika memang kebersamaan kami adalah ridho-Mu maka buka kan jalan yang sedang diusahakannya, dan jika kehendak kami untuk menyatukan rasa kami pada ikatan yang sakral bukanlah kehendak yang Engkau ridhoi maka tutup kan jalan yang sedang diusahakannya.. Tolong berikan tanda yang nyata Tuhan karena aku sering bodoh memaknai tanda yang Kau berikan"
Lalu aku menunggu bermalam-malam untuk mendengar jawaban Tuhan kita
Masih terus aku berharap meski berulang kali kau kabar kan bahwa apa yang diusahakan hanya bertumpu pada semangat dan do'a karena kau yakin kau akan gagal, namun aku terus menunggu Tuhan menjawabnya meski aku gelisah..
Tapi aku melakukannya karena aku menyayangimu teramat sangat..

Dan hari ini..
Tuhan menjawabnya, meski aku masih pada kebimbangan apakah ini jawaban Tuhan atau kebetulan belaka...
Tuhan membuka jalan atas apa yang kau usahakan, memasukan mu pada dimensi yang kau dambakan..
Yang semestinya itu berarti Tuhan menginginkan kita bersatu jika memang ini jawaban atas sujud-sujud malam ku.
Namun aku meragu karena sepertinya kali ini kau juga ingin pulang pada kehidupan nyatamu..
Mungkin aku berprasangka, mungkin ini ketakukan tak beralasan ku, mungkin ini kegelisahan ku..
Tapi aku melakukannya karena aku merindukan mu teramat sangat...

Kasih..
Bila pun harus aku berhenti bermimpi, jika pun harus aku berhenti berharap, meski pun harus ku berhenti berdo'a untuk kita..
Aku tetap di sini.. pada diam ku, dalam hening ku.. dalam do'a-do'a panjang ku untuk kebahagiaan mu pada hidup nyata mu.
Meski harus aku terdiam dalam pedih panjang di sisa hidup ku, mengubur satu-persatu mimpi kita pada sang waktu.

Karena aku mengasihi mu, menginginkan mu, mencintai mu, merindukan mu, menyayangimu teramat sangat.
Dan butuh waktu sepanjang sisa umur hidup ku untuk melupakan mu....

Award lagi.... makasih Lies....


Teman yang satu ini lagi hobby banget ngasih award sama PR hehehe... Makasih banget yah Neng buat hadiah-hadiahnya semoga Allah membalasnya dengan balasan yang setimpal hueheheh.....

dongeng hidup Blog re-Design by Cebong Ipiet © 2008|Support by Mobil Keluarga Terbaik Indonesia

Back to TOP