Friday, November 28, 2008

Susah Ngungkapinnya ahk.....

Pernah ada yang ngerasain susah ngungkapin apa yang sebenernya ingiiiiiiiiiiin banget kita ungkapin ga ???

Jadi.. kita ingin banget apa yang kita rasa itu bisa diungkapkan dengan lugas tapi seperti ada yang buat lidah kita kelu waktu mau mengungkapkannya, seperti sesuatu membekukan jemari kita ketika sedang berusaha menuliskannya..

Aku pernah, beberapa kali.. dan saat ini yang terakhir kalinya aku berada pada fragmen seperti itu.

Aku.. ingin mengungkapkan sesuatu eh banyak denk bukan cuma sesuatu ;) hmm.. ada BANYAK yang ingin aku ungkapkan untuk "seseorang" di sudut sana dalam diamnya pada kegelisahannya akan sebuah "kegagalan".. tapi seperti yang tadi udah aku akui, lidahnya kelu.. jarinya kaku.. setiap aku berusaha menyampaikan apa yg sebenarnya aku ingin dia tau.. aku ingin dia lakukan..
Ga tau atuh yah kenapa aku jadi mandul gini kalo mau nulis apapun tentang perasaan ini, tentang keinginan ini.. padahal harusnya banyak, padahal mestinya panjang lebar yang bisa aku sampaikan sama dia tentang asa ini..

"DIA"......
kalau kamu baca ini, kalau kamu dengar ini.. aku cuma ingin kamu tau bahwa ada banyak sekali yang aku ingin kamu tau tentang perasaan ini, tentang keinginan-keinginanku akan "kita" setelah ini.. tapi MAAF, aku ga bisa.. lidahku kelu, jemariku kaku.. Aku cuma bisa bilang kalau bukan hanya kamu yang menginginkan, tidak hanya kamu yang merasakan sedemikiannya... AKU JUGA !!!

Thursday, November 27, 2008

Demam RECTOVERSO

Sebuah karya seni yang membuat banyak orang berfantasi dalam negeri dongengnya sendiri-sendiri, begitu pula aku dan beberapa sahabatku..

Membacanya dalam diam apalagi ditemani lirik-lirik lagu yang dinyanyikan penulis hebat ini, fyuh.... kenikmatan yang ga bisa digantikan dengan hanya menikmati salah satu diantaranya (mbak Dee mo bayar ga yah buat promosi yang saya buat ini ? hihihi...).

Hampir setiap malam sebelum mata saya terbius mimpi, cd itu saya putar.. berulang-ulang hingga mimpi-mimpi terundang bermain pada istirahat singkat saya itu sampai pagi menjemput mereka pulang.

Duuuuh.... saya kok semakin larut dalam penggalan-penggalan kisah dalam rectoverso ? semakin dalam saya langkahkan kaki saya memasuki lorong remang yang seharusnya saya hindari, semakin yakin saya mengabdikan waktu saya pada penantian.. bukan lagi penantian akan ikrar suci tapi pada sebuah kebenaran hakiki yang sedang Tuhan persiapkan untuk saya, hidup saya juga akhir semua kisah saya sebelumnya...

Semoga saya juga akan mengakhiri perjalanan ini dengan menemukan sebuah kebenaran yang hakiki, Amiiiin....

Mata Jendela Hati




Apakah memang mata adalah jendela hati pemiliknya ? tidak selalu saya pikir...

Dalam situasi dan kondisi teretentu, bisa saja seorang yang terdesak dan lihai mengendalikan bahasa matanya dapat mengelabui lawan bicaranya dengan bahasa mata yang sudah dikendalikannya..

Mata akan jadi jendela hati bagi pemiliknya apabila pemiliknya berada pada situasi dan kondisi netral tanpa intervensi dari luar mungkin yah ? pada kondisi tersebut, apa yang akan terpancar dari mata seseorang tentu akan mencerminkan apa yang ada di dalam hatinya.. (tapi saya ga terlalu yakin juga)..

Jadi kalau boleh mengomentari idiom bahwa mata adalah jendela hati, saya kok belum terlalu yakin bahwa itu benar.. bagi saya menjaga pandangan saya dari lawan bicara saya *terutama pria* hanya sekedar menghindari resiko menyebarnya virus-virus ketertarikan yang sering dikirimkan sinyalnya oleh sepasang mata yang kita miliki hehe..

Kebiasaan baru saya menyembunyikan tatapan mata saya dari lawan bicara ini juga baru belakangan ini saya sadari setelah beberapa orang teman menyampaikannya pada saya. Mereka sedikit keheranan dengan kebiasaan baru saya ini menggantikan kebiasaan lama saya.

Dulu, saya adalah seorang penatap mata lawan bicara saya hehehe.. saya merasa dengan menatap mata lawan bicara saya maka saya memperhatikan apa yg dibicarakan dengan lebih baik, maka saya selalu menatap mata siapa saja yang menjadi lawan bicara saya hingga beberapa kali saya menjadi korban hipnotis orang-orang tidak bertanggung jawab yang saya kenal selewatan ;p ironis memang, tapi itulah saya..

Untuk kebiasaan baru saya menundukan pandangan, saya belum menemukan penjelasan harfiah apalagi ilmiahnya :D bahkan baru saya sadari setelah beberapa teman yang menyampaikannya pada saya belakangan ini.. baru sekedar perkiraan, mungkinkah kebiasaan baru ini timbul karena saya tidak lagi merasa nyaman menatap lawan bicara saya akibat kepercayadirian saya berkurang ? atau semata-mata memang ingin menjaga diri saya sebagai muslimah dari dosa menyebarkan virus ketertarikan melalui sepasang mata yang Allah anugerahkan kepada saya ? Wallahualam..

Dari kedua mata yang saya miliki, Sang Pencipta tentu ingin menitipkan banyak pesan yang akan terpancar dari hati saya melalui keduanya meski saya tidak tau pasti apakah pesan itu..
dan ketika saya menuliskan ini dalam layar pc saya, seseorang mengirimkan pesan pada saya juga melalui layar pc ini..

"You have a pair of beautiful eyes that sinks a man everytime he looks into them, you also have a smile that can throw man away by miles.."



*hatur nuhun, it means a lot for me*

Wednesday, November 26, 2008

Curvy Crescent

Pernah aku bermimpi pada suatu masa yang aku tak dapat lagi mengingat di masa manakah mimpi itu menyambangiku.. yang dapat kurekam dengan baik hanya Pangeran, Guru agamaku dan beberapa teman yang hilir mudik entah untuk apa dan apa yang mereka lakukan..
Aku, disana dalam sahajaku menyalami Pangeran itu sesaat setelah guru agamaku memintanya pada akhir tausyah yang kami nikmati sebelumnya.. sudah, itu saja yang dapat kuingat dari tidurku malam itu. Kala terjaga aku hanya seolah mendengar sesuatu dari alam bawah sadarku, "Pria berpeci yang tadi kau salami itu Pangeranmu" lalu aku menganggapnya bunga tidur seperti malam-malam sebelumnya..

Berbulan-bulan...

Aku, di depan laptopku menikmati halaman demi halaman dari tempat bermainku di wahana maya ini..
terhenti di satu halaman dan sedikit tertegun melihat seseorang dalam kumpulan photo pada acara malam sebelumnya, seperti mengenalnya tetapi tidak.. tidak mengenalnya tetapi seperti mengingatnya... ah sudahlah pikirku, mungkin menyerupai seseorang yang pernah kujumpai sebelumnya.. Kulupakan karena tak ada alasan untuk memaksa otakku mengingatnya, tetapi beberapa hari setelahnya siluetnya menggelitik dan bermain-main dalam sel-sel otak seolah memaksaku mengingat... "ini aku... lihat... ini aku... kita pernah bertemu sebelumnya, kau harus ingat... ini aku...." terus - menerus itu berlarian pada rongga diantara sel-sel otakku...
Setelah kebingungan dengan seseorang tak dikenal itu, aku dapat mengingatnya di suatu siang ketika melihatnya berdiri hanya beberapa depa dari tempat dudukku.. Ya Tuhan, batinku... itu Pangeran yang pernah dikenalkan guru agamaku malam itu, dalam mimpiku.. seraya tersenyum aku membatin, apa ini cuma sebuah kemiripan belaka atau memang ada sesuatu dibalik rentetan mimpi itu dan hari ini ? ah pikirku, ini pasti hanya de javu.. seperti yang beberapa kali aku dapati sebelumnya, meski otak warasku terus saja bergumam "yang waktu itu mimpi, benar-benar mimpi !!! bukan de javu atau perasaanmu saja.. itu benar-benar pernah kau mimpikan".. aaaaaaargh.... sudah diamlah maki hati pada sel-sel otakku yang terus saja bereceloteh

Akhir 10.08, senja sesaat sebelum Ashar pada kotak YM

"Apakah kau akan marah bila kau tau aku menyayangimu ?" tersentak dan seketika pikiranku kembali pada mimpi malam itu. Tuhan apakah ini memang Pangeran itu ? mengapa dia datang tanpa kuda yang akan siap membawaku pergi ? mengapa hadirnya dalam bayang-bayang permaisuri yang menghadiahinya dua pewaris tahta kerajaannya ? lalu untuk apa kau kirimkan aku Pangeran seperti ini ? hanya untuk menambah panjang dongeng hidupku ?.... aku tidak mengerti apa maksud-Mu..

dan sampai detik ini

masih dalam perseteruan batin dan logika, mengiyakan dan melawan, menginginkan dan menyakiti... dan akhirnya hanya berserah pada kehendak pemilik dunia, apapun yang KAU kehendaki Ya Rabb.. pasti akan ada akhir dari kisah ini, meski tak pernah tau seperti apa ini akan berakhir dalam skenario terbaik-Nya.

----------------------------------------------------------------------------------------

mendengarnya memanggilku manis, cantik dan sayang yang melenakanku pada penggalan masa ketika kuselidiki dua bola mataku yang terbingkai oleh frame kelopak yang menyerupai bulan sabit.. kesempurnaan yang indah, begitu acapkali dia bergumam.. mungkin dia sedang bermimpi, batinku.. tapi aku merindukan mimpinya, mimpiku dan Pangeran curvy crescent-ku meski harus kutepiskan bayangan orang-orang yang akan tersakiti dalam mimpi panjangku bersama Sang Pangeran....
Selamat malam Pangeran, semoga dapat segera kau temukan istana nyamanmu dan berharap aku menemanimu dalam gaun Permaisuriku ketika kedua jendela hatiku ini akan menjadi milikmu seutuhnya dan kedua lengkungnya akan semakin sempurna menyerupai keindahan bulan sabit..









*untuk seorang sahabat yang sama-sama sedang bermimpi, selamat tidur..

Emansipasi dan Suami-Suami Takut Istri

Lagi trend niyh kayaknya issue ini di confrence salah satu komunitas ;)
Dari obrolan-obrolan ringan sampe akhirnya melebar ke diskusi yang lebih serius, topik emansipasi ga pernah ada abisnya buat dibahas. Kenapa ? saya juga ga tau pasti alasannya, tapi mungkin selama kaum wanita masih eksis sebagai penghuni bumi ini maka issue emansipasi akan tetap menjadi topik yang menarik untuk dibicarakan..
EMANSIPASI.... pikiran kita pasti akan langsung tertuju pada sosok ibu R. A. Kartini sebagai pelopor emansipasi di negeri kita ini.

Pada awalnya emansipasi yang digaungkan oleh wanita Jawa ini adalah sebuah perjuangan untuk memperoleh kesamaan dalam memperoleh hak atas pendidikan dan berkarya sebagai cermin aktualisasi diri bagi kaum wanita yang pada saat itu terpasung oleh belenggu yang turun-temurun memenjarakan kaum wanita dalam sebuah idiom bahwa seorang wanita hanya perlu pandai memasak, merawat diri, meladeni suami dan membesarkan anak-anak untuk menjadi seorang wanita seutuhnya. Pada masa itu seorang wanita tidak mempunyai hak untuk menikmati pendidikan yang seharusnya akan mencerdaskan mereka dalam memenuhi kriteria keutuhan seorang wanita yang sesungguhnya.

Wanita hebat dari tanah Jawa itu pada akhirnya berhasil mengokohkan tiang emansipasi di negeri tercinta ini, dan kita pada masa ini dapat menikmati perjuangannya tersebut dalam persamaan hak dengan kaum pria dalam segala aspek kehidupan..

Tunggu dulu....
saya melihat banyak kerancuan disana sini... pada saat banyak wanita menuntut haknya disamakan dengan pria mengapa hanya hak saja yg mereka tuntut ? mengapa tidak juga kewajiban mereka mau disamaratakan ? jawabannya pasti : wanita kan lemah, jadi yah yang kuat yang lebih banyak menanggung lah..... huwaaaaaaah piye iki ? curang itu namanya, pengen enaknya sendiri doang !!!

suatu ketika seorang teman ngedumel karena sepanjang perjalanannya dari Kampung Melayu - Mangga Dua dengan menumpang busway dia terpaksa berdiri yang membuat kakinya pegal & kesemutan, padahal katanya didepannya persis seorang pria muda gagah sehat duduk dengan nyamannya sambil asyik mendengarkan ipod dan membaca sebuah buku.. "huh, dasar bencong.. masa dia cuek bgt liat aku berdiri selama itu padahal aku udah ngomong kenceng-kenceng biar dia denger kalo kakiku kesemutan..." temenku itu nyerocos memaki pemuda yg tidak memberinya kursi di busway tadi..... hahahhaha saya langsung tertawa saat itu, lalu dengan semangat 45 saya mengingatkannya akan semangat emansipasi yang selalu diagung-agungkannya.. dan dia akhirnya terdiam sambil tetap merengutkan mukanya... itu cuma salah satu contoh dari sekian banyak kasus yang rancu menuurut saya, kalo mau emansipasi total yah mbok ga perlu merengek hanya karena terpaksa berdiri dan seorang laki-laki ga mau memberikan kursinya... kan persamaan hak :D

ada satu lagi yang membuat mulut saya gatel berkomentar, itu loh sitkom Suami-Suami Takut Istri yang lagi kenceng bgt rattingnya itu.. saya pikir mesti dikaji ulang itu penayangannya, bukan apa-apa...akhir-akhir ini saya yakin kalau diadakan survey mengenai jumlah ISTI alias Ikatan Suami Takut Istri, maka akan terjadi peningkatan yang sangat signifikan akibat sitkom tersebut.. ga ada contohnya aja banyak wanita menjadikan kedok EMANSIPASI untuk menyamaratakan bahkan meninggikan peranannya dalam kehidupan berumah tangga, apalagi dikasih contoh visual seperti sitkom suami-suami takut istri itu... saya yakin semakin banyak kaum wanita yang beranggapan bahwa memperlakukan suaminya dengan cara seperti itu adalah hal yang wajar dan memang seharusnya untuk menguasai para suami dan berharap mereka tidak akan lari ke "rumah" lain...

Wake up para isri.... bukan seperti itu cara yang benar mengimplementasikan EMANSIPASI dalam kehidupan berumah tangga, bukan seperti istri-istri dalam sitkom SUAMI-SUAMI TAKUT ISTRI itu juga cara untuk memperlakukan dan menjaga para suami untuk tidak lari ke "rumah" lain.. bukan emansipasi yang diperlukan untuk semua itu, tapi keyakinan dan ketaatan dalam melaksanakan apa yang sudah Allah gariskan aturannya bagaimana kita harus bersikap dan bertanggungjawab sebagai seorang istri dan hak-hak yang dapat kita peroleh dari suami-suami shaleh kita... tidak dengan menjewernya, bukan dengan memakinya dan salah apabila dengan memaksanya menuruti perintah & keinginan kita !!! mereka IMAM kita, PEMIMPIN hidup kita menuju surga yang dijanjikan allah bagi setiap wanita yang dapat menjadi istri yang shaleh sesuai syariat yang sudah ditetapkan_NYA. Bagaimana mungkin kita memerintah pemimpin kita ? bagaimana mungkin pula kita memaki imam kita untuk sesuatu yang tidak berkenan di hati kita dan dosa besar bila kita berusaha untuk menjadikannya budak ketakutan kita akan hal-hal yang belum tentu akan dilakukannya bila kita menjadikannya IMAM yang sesungguhnya dalam rumah kita.. tidak perlu takut mereka akan lari ke rumah lain jika di rumahnya sendiri para suami menemukan ketenangan, menikmati kenyamanan bahkan memiliki bidadari seshaleh anda di rumahnya....

Jadi buat apa ikut-ikutan trend menjadikan suami kita seperti Karyo, Pak RT, Dadang, Tagor atau Uda Faisal ? apalagi dengan mengatasnamakan EMANSIPASI sebagai pembenarannya.... Wow, mending ga kalo aku siyh heheheheh.....istigfar wanita.... istigfar *piss*

Poligami VS Peselingkuh

Maaf kalo pagi ini saya menulis dengan materi pembahasan yang sedikit berat walaupun mungkin bukan wewenang saya untuk membahasnya sejauh yang akan dipaparkan, jadi mohon maaf apabila akan ada banyak pemaparan yang mungkin kurang berkenan dan salah..

Saya tergelitik untuk mengangkat tema yang sedikit "mengerikan" ini setelah mengunjungi blog beberapa sahabat-sahabat di wahana maya ini. Ada banyak halaman yang mengangkat tema pernikahan, perceraian dan poligami.. beberapa diantaranya bahkan menyeret ketiga elemen tersebut dalam satu pembahasan yang menjadi sangat mengerikan untuk dikonsumsi oleh publik hehehe...

Belakangan ini, topik poligami sering sekali menjadi topik hangat apalagi bila berkaitan dengan seorang public figure. Seringkali POLIGAMI menjadi bulan-bulanan karena dianggap sebagai sumber masalah pada keretakan sebuah PERNIKAHAN yang seringkali mengakibatkan PERCERAIAN. Mari kita coba telaah dengan mengesampingkan sisi emosional kita.. menurut saya bukan poligami esensi dasar dari keretakan rumah tangga tersebut hingga perceraiann menjadi pilihan pada akhirnya, mari kita belajar memisahkan esensi POLIGAMI dan PERSELINGKUHAN.

Apa yang dikenali sekarang ini sebagai POLIGAMI seringkali sebenarnya tidak lebih dari PERSELINGKUHAN yang ketika terbongkar oleh publik maka diakui sebagai sebuah niatan beribadah dengan kedok POLIGAMI... Wow, amazing sekali saya mendapati beberapa tragedi seperti itu... miris hati saya ketika apa yg Rasul saya ajarkan untuk kebaikan pada akhirnya dijadikan dasar bagi para PESELINGKUH..

Jelas sekali bahwa poligami itu didasari dari niatan untuk sebuah kebajikan, mulai dari pemilihan wanita yang akan dinikahi hingga proses pelaksanaan poligami itu sendiri yang memiliki banyak persyaratan yang harus dipenuhi. Salah satu hal mendasar yang menunjukan perbedaan poligami dan perselingkuhan pada pasangan yang sudah menikah adalah ijin seorang istri, apakah para PESELINGKUH itu meminta ijin sebelumnya pada istri mereka untuk menikahi wanita lain ? apakah mereka menikahi wanita lain itu setelah mendapat ijin dari istri mereka ? tentu saja jawabannya TIDAK !!! jangankan meminta ijin dari istri mereka, dasar alasan mereka untuk menikah lagi pun selalu bukan alasan-alasan yang diperbolehkan dalam persyaratan melakukan POLIGAMI. alasan utama para peselingkuh itu menikah lagi 90% karena desakan kebutuhan biologis yang tidak dapat lagi terpenuhi dari istri-istri mereka di rumah. Bukan selalu karena istri-istri mereka tidak lagi mampu memenuhi kebutuhan biologis para peselingkuh ini, tapi seringkali karena para peselingkuh ini masih mencari kepuasan biologis dari sesosok makhluk yang tidak pernah tua.

Ayolah bertindak secara rasional tuan-tuan yang terhormat, bagaimana mungkin istri-istri kalian akan selalu berwujud seperti ketika hari pernikahan kalian belasan bahkan puluhan tahun yang lalu ? sedangkan perut-perut kalian saja sudah membuncit sedemikian rupa, bahkan bau badan kalian saja sudah menyerupai ayah dan kakek istri-istri kalian... berdirilah pada hadapan sebuah cermin dan nikmati perbuatan sang waktu pada ragamu, sudah ? tersadarkah kalian bahwa bukan hanya istri-istrimu saja yang menjadi tua dan tak lagi seindah ketika kalian pertama menikmatinya ? kalian juga sudah menjadi lelaki tua, sama seperti istri-istrimu.. maka berhentilah menjadikan istri kalian alasan dari desakan otak kalian untuk mencari kepuasan duniawi dari keindahan yang tidak halal, sedangkan di kamar kalian masih terhidangkan keindahan yang halal meski tidak lagi bisa seindah puluhan thn yang lalu.. sama seperti kalian yang juga tidak lagi seindah ketika pertama kali istri-istri kalian mengagumi kalian..

Kalaupun memang poligami itu harus dilaksanakan, belajarlah untuk melakukannya dengan cara yang benar dalam jalur yang memang seharusnya hingga tidak perlu ajaran kebajikan itu menjadi sebuah olok-olok dari apa yang kalian lakukan.

Apabila poligami itu dilakukan dengan cara yang benar, saya optimis itu akan menjadi pahala bagi setiap elemen yang terlibat meski mungkin masih akan tetap menyisakan luka pada beberapa bagiannya karena kita sebagai manusia tidak akan memiliki kesempurnaan. Tetapi setidaknya segala sesuatu yang dijalankan dengan niat Lillahita'ala akan mendapatkan ganjaran pahala yang setimpal. Amin..
Sekali lagi saya mohon maaf apabila tulisan ini mungkin kurang berkenan atau bahkan suatu pemikiran yang salah dari saya, tidak ada maksud lain dari menulis ini selain mengeluarkan uneg-uneg saya terhadap pengingkaran esensi POLIGAMI oleh segelintir PESELINGKUH.

Friday, November 21, 2008

Saudara dan Persaudaraan

Pernah ngerasa asing sama saudara sedarah dan merasa sangat bersaudara dengan orang yg sebenarnya tak ada ikatan darah sedikitpun dengan kita ?
aku IYAH !!! beberapa kali bahkan..
komunitas yang sesungguhnya saudara sedarah kita kadang tidak cukup punya kekuatan untuk menjadi saudara sesungguhnya, ada banyak penyebabnya tentu saja... selain jarak dan waktu yang mendominasi alasan untuk hal tersebut, kadang perbedaan pola pikir dan ketidak seragaman orientasi hidup bisa menjadi alternatif alasannya.
Yups... that's the point.. orientasi hidup & pola pikir yang sejalan.
Dengan komunitas yang tidak ada hubungan pertalian darah sekalipun, kita akan merasa amat "bersaudara" ketika apa yg kita pikirkan, apa yang kita rasakan, apa yang kita inginkan dapat dibagi dengan sempurna.. tanpa harus merasa jengah, tidak juga perlu merasa sungkan.. karena kita tau mereka memiliki pengertian yang jauh melebihi pengertian kita pada diri kita sendiri..
itulah arti persaudaraan..... mengerti dengan lebih baik dari kita mengerti diri kita sendiri, merasakan lebih dari yang dapat kita rasakan, mencintai lebih dari yang dapat kita lakukan.. itulah seorang saudara yang sesungguhnya..
Bukan bermaksud mengecilkan nilai saudara sedarah yang beberapa *banyak* sibuk dengan hidupnya masing-masing dan mungkin juga dengan "saudara" tidak sedarah mereka, aku cuma ingin memberi nilai lebih untuk banyak teman yang sudah menjadi "saudara" yang sesungguhnya buatku.. dalam bahagiaku, dalam sakitku, dalam syukurku, dalam perihku, dalam setiap langkah hidupku... terima kasih untuk tetap menjadi saudara buatku dalam sehat dan sakitku, dalam kesenangan dan kesusahanku...
Semoga kita akan tetap dapat bersaudara meski kelak akan terpisahkan jarak & waktu...
Luv u....

Thursday, November 20, 2008

Aura

Ahk yg bener siyh kalo aura itu ngaruh di kehidupan kita ? bukannya cuma bisa-bisanya para ahli metafisika ajah biar dagangannya laku ? hihihihi....
tadinya aku ga begitu percaya yg begituan, tapi hampir 3 minggu pindah dari kamar di rumah itu ke kamar di rumah ini aku mulai berubah pikiran...
sepertinya AURA itu memang ada dan ngefek degh,, bukan hanya aura fisik tapi tempat tinggal kita juga ada auranya.. ga percaya ? yo wes ndak papa, 'ndak akan maksa kok :p
tapi, dari pengalaman yg aku alamin sendiri, aku percaya kalo aura itu ada dan ngefek.. buktinya sekarang aku sedang kewalahan nerima orderan yg dulu ga ada yg datang satupun padahal udah kuusahakan dengan amat sangat hebat, lah sekarang malah ndak aku usahakan sedikitpun kok malah pada antri nunggu diusahakan... hueheuheuehu *kalo c mamoy baca postingan yg ini, dia pasti nguakak ampe nungging2 degh ;P*

Tuesday, November 18, 2008

Selamat Pagi...

Bangun pagi, dan laptopku masih nyala sisa tadi malem sebelum ketiduran hehehe...
wow...koneksi m2 masih manteng juga ternyata *claps* tumben ga sekarat niyh koneksi ;p
so, udah tau kan apa yang terjadi selanjutnya ??? browsing, gogling, chatting, bloging sambil nungging juga pastinya xixixi...
aku berhenti di satu postingan, menyenangkan bisa membacanya lagi pagi ini.. membuatku semakin yakin, dia lelaki yang hebat ^^
gemana ga hebat coba ? jauuuuuh sebelum dia kenal aku dia sudah tau kalo aku itu ga bisa berenang, kalo aku itu "sabar" dan "suka nunggu".. (yg pake tanda kutip kayaknya rekayasa deh hihihi...)
Hmm..aku akan terus membaca surat ini, biar ga bosen waktu nunggu kamu.. aku akan terus baca surat ini, biar aku selalu inget kamu... aku akan terus baca surat ini, sampai hari aku menjadi istrimu =)

Saturday, November 15, 2008

Kabarku hari ini

Eh.. hari ini aku bersosialisasi lho setelah hampir 3 bulan mengasingkan diri dari komunitas dunia nyata hehe..
tadi, aku maksain datang ke acara syukuran salah satu teman terbaikku yang mau pergi ke tanah suci menunaikan ibadah haji.. walopun awalnya udah sempet mo cari alesan buat bikin ketidakhadiranku jadi legal, tadi siang akhirnya aku pergi juga untuk nemuin temanku itu.. selain untuk menghargai keberadaannya selama ini, aku juga ngerasa acara ini bisa sekalian buat ajang perpisahanku sama temen2 lainnya sebelum pindah akhir bulan depan... yah itung2 farewell party gratisan heuheuheu..
Well..seperti dugaanku, hampir semua temenku ada disana diantara lebih banyak lg orang2 yg ga aku kenal. dan semua menyambutku dengan sambutan yang hampir sama "Echiiiiiiiii...kamana wae echi teh ? bosen yah liat kita-kita ? atau udah mulai tinggal di denpasar ?"... dll... dsb....
wow...seandainya ajah mereka tau... aku bukan ga ingin ketemu mereka, aku juga bukan bosen ketemu sama mereka, aku juga blom mulai menapaki hidupku di pulau dewata... aku cuma sedang belajar hidup tanpa mereka secara fisik, aku cuma sedang berlatih menghabiskan hariku tanpa keberadaan mereka, aku cuma ga ingin ngerasa kehilangan yang tiba-tiba kalau nanti baru belajar tanpa mereka waktu aku udah bener-bener jauh dari mereka...
Maafin aku.. maaf untuk meniadakan kalian lebih dini dari yang seharusnya aku lakukan.. bukan tidak menghargai kebersamaan kita, aku cuma belajar berjalan tanpa genggaman hangat tangan kalian lagi, karena aku akan melewatinya setelah ini, sebentar lagi, tidak lama lagi...
aku akan sangat merindukan kalian, dalam tawaku setelah ini, dalam sepiku setelah ini, dalam seduku setelah ini... apapun, bagaimana pun aku bersyukur pernah mengenal dan menjadi bagian dari persahabatan ini...
Luv u all....

Friday, November 14, 2008

Makasih Mbak Cebonk.........

Wow, amazing...... lihat blog aku cantik banget =)
tadi ga niat ganti template loh, ga taunya permintaan 'ndak sopanku sama mbak cebonk diwujudkan dalam sekejap.... make a wish yg lsg dikabulin niyh hehhehe....senengnyaaaa.......
Gile bener..... sumpah aku seneng banget sama wajah baru blog ini sekarang.... pinky.... gw banget kan ???
Mbak Cebonk.... MAKASIH BANYAK YAH.... semoga Allah SWT berkenan membalas semua usaha mbak ebonk buat membahagiakan sayah hihihihihi........ *dah kayak pidato pelantikan apaan aja yah*
pokoknya hari ini aku seneeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeng bgt, Tks a lot.....

Wow.... it's a wonderful day

Pasti pada nyangkainnya aku dapet lotere atau ada yg ngelamar yah hihihi.... ga kok, semuanya masih sama seperti kemarin.. hari-hari sebelumnya...
kalau ada yg bikin hari ini jadi wonderful, itu cuma karena keikhlasanku ajah yg kadarnya mulai nambah lagi hari ini sejak aku buka mataku pagi tadi...
entah apa atau bagaimana, aku juga ga tau pasti gimana bisa semenakjuban ini.. mungkin mimpi tadi malam yg aku sendiri lupa (bahkan mungkin aku tidak bermimpi apapun) yang buat energi ikhlasku hari ini bergerak ke titik full, atau juga mungkin udah bosen ber-mellow ria trus jadi imun hatiku buat perasaan2 atau pikiran2 berat yg udah ganggu ketenangan jiwaku selama ini.
Well... gimana pun caranya, bagaimana pun itu terjadi... aku cuma bersyukur...
"Terima kasih ya Tuhan, untuk kiriman energi yang buat tabung ikhlasku semakin mendekati garis penuh.. terima kasih untuk membuatku tetap waras diantara hantaman-hantaman tak berjeda... terima kasih atas kesediaanmu menjagaku dalam runtutan ancaman yang menjeratku... terima kasih...."
dan aku duduk diam di tempatku, menanti seseorang yang biasa untuk menjemputku pulang...

Thursday, November 13, 2008

Curhat buat Sahabat

Sahabatku, usai tawa ini ijinkan aku bercerita
telah jauh ku mendaki sesak udara di atas puncak khayalan, jangan sampai kau disana..
telah jauh kutejatuh, pedihnya luka di dasar jurang kecewa dan kini sampailah aku disini..
yang cuma ingin diam, duduk ditempatku menanti seorang yang biasa saja.. segelas air di tangannya kala ku terbaring sakit...
yang sudi dekat mendekap tanganku mencari teduhnya dalam mataku, dan berbisik "pandang aku, kau tak sendiri.. oh dewiku..." dan demi Tuhan hanya itulah saja, itu saja yang kuinginkan.....
Telah lama ku menanti, satu malam sunyi untuk kuakhiri dan usai tangis ini, aku kan berjanji...
untuk diam duduk di tempatku menanti seorang yang biasa saja, segelas air ditangannya kala kuterbaring sakit..
menentang malam tanpa bimbang lagi demi satu dewi yang lelah bermimpi, dan berbisik "selamat tidur, tak perlu bermimpi bersamaku"
wahai Tuhan...jangan bilang lagi itu terlau tinggi

Thursday, November 6, 2008

pindah rumah

huwaaaaaaaaaaaaaaaaaaa ini malem terakhir bobo di rumah ini euy, besok dah tidur di kamar yg beda T_T
bisa betah seperti di kamar ini juga ga yah ? semoga..........
doain yah bisa teuteup semangat di tempat yg baru, semoga semuanya akan jauh lebih baik lagi dari sebelumnya.... semoga semua kelelahan akan berakhir disana.....
amiiiiiiiiiiiiiiiin

Maafkan aku sore ini.....

maafkan untuk sore ini, ketika tak lagi mampu kubiarkan kau nikmati perpisahan sejenak dalam syahdu seperti hari-hari sebelumnya. bahkan tak lagi sanggup kuciptakan salam perpisahan yg merdu seperti biasanya kulakukan... aku sedang gamang, gelisah dan limbung menguasaiku.. aku hanya tau aku ingin menggenggammu meski sesungguhnya aku tau aku tak akan mampu, maafkan aku.. dan bila memang malam ini harus juga kuakhiri romansa ini, biar kutanggalkan semua pada lantai kamar ini...jika memang kau hendaki.. meski aku ragu engkau mengamininya..

Monday, November 3, 2008

idiot kah aku ???

ampuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuun.... makin susah buat ngertiin isi kepalanya, makin rumit nerjemahin kewajaran menurut normanya... aku yg udah ga normal atau toleransiku yg udah lowbat yah ??? gila banget... gw bisa bener2 gila ngikutin role-nya yg teruuuuuuuuuus aja makin susah dingertiin akal sehatku !!! ampun deh, gw bener2 minta ampun... ga tau lagi mesti gimana biar bs ngikutin aturan2 yg makin gila buat nalar normalku....
Aku, ingin bgt bisa mengerti seperti dulu aku mengerti... aku, ingin bisa bersyukur seperti dulu aku bersyukur... tapi semua semakin sulit buat diterima kepala normalku yg mungkin udah ga normal lg T_T

Saturday, November 1, 2008

ga bisa ditranslate hihihi......

hmm.... bararingung iyeu teh.....
asa bingung jeung bingung wae nyak eci teh hihihi...
ahk, dimimitian siyh jadi we bingung nyaanan.... ikhlas tapi da suer :) ikhlas pisan......
ngan ayeuna nu jadi matak bingung teh pedah deadline na teu fleksibel pisan, jadi asa digurung gusuh teu puguh.. (siga wartawan wae aya deadline xixixixixi)...
kapikiran tuluy euy ayeuna mah, kabawa perasaan hungkul meureunan nyak ? atawa emang tos main hati ?
sigana abi nu lepat, kabawa perasaan jeung suasana teuing.. padahal can waktuna, padahal meureun sanes kieu cara menyikapina... tapi kedah kumaha atuh nu leres ? hare2keun wae ? tong ngangge perasaan ? anggap heuheureuyan ? kitu ? ataw emang ngan kage-eran hungkul nyak abi teh ? padahal mah emang teu aya nu kedah diemutan tina episode ieu teh da emang ngan episode nu ngaramekeun hungkul.... duka atuh, aslina bingung kedah kumaha jeung kamana =(
da hoyong na mah enggal2an, sanes nanaon.. teu gaduh seueur waktos deui abi teh... kahoyong mah kereteg hate nu tos pas iyeu teh tiasa diteraskeun ka dongeng nu langkung sae deui, nu langkung berkah... tapi sigana teu mungkin, langkung teu mungkin ti nu saacana.... kaayaanana langkung kompleks deui, langkung rumit... melibatkan langkung seueur elemen nu bakal ngahalangan T_T
naha atuh nyak Gusti Alloh teh kalakah ngadamel dongeng nu langkung pabaliut deui ? sugan teh nu kamari dibereskeun bakal dikintun nu pijanteneun, ai pek teh nu langkung nguji kasabaran...
nyak atuh pasrah deui we ayeuna mah, da kumaha deui atuh.... meureun aya leresna oge saur c mamoy, boa2 ari jodo mah ojol2 diwidian ku nu teu mungkin oge.... meureun we ojol2 dipapaksa ku nu kedahna ngahalangan :)
ayeuna mah bismillah we heula panginten nyak, dinikmati unggal detikna... disyukuri krung kring enjing-enjingna ;p (tah aya nu cengar-cengir katingalina heheheh....)
nyak urang rarasakeun we atuh sababaraha dinten kapayun nyak, upami memang teu kenging dileuleuwihi mah nyak atuh urang wangsulkeun we ka nu gaduhna, ngameh digentosan deui ku nu sanes =(




malem minggu ini

hujan... khawatir dengan diriku sendiri, juga dia... apa ini msh bisa dilanjutkan seperti sedia kala ? atau ada beberapa elemen yg harus dibenahi bahkan ditanggalkan ? atau aku harus juga mulai belajar mengikhlaskan ? atau ada bagian-bagian yg justru baru mulai harus kuhidupkan ?

ga tau ahk, bingung... bener-bener bingung malam minggu ini T_T
ini ? itu ? disana ? disini ? disitu ? aaaaaargggh....... kenapa siyh harus ada jalan yg membentuk persimpangan, kenapa ga lurus-lurus aja biar ga perlu aku memilih jalan mana yg ingin aku lewati..

dongeng hidup Blog re-Design by Cebong Ipiet © 2008|Support by Mobil Keluarga Terbaik Indonesia

Back to TOP