Thursday, November 5, 2009

LAPORAN NABIL

Seperti biasanya Nabil memang selalu mengharapkan bundanya jadi pengangguran, biar bisa selalu ada kalo aku perlu bunda katanya hehehe... dasar anak yang pengertian :p

jum'at sore, pulang dari sekolah seperti biasanya Nabil cari bunda untuk buat laporan penting hari itu.. dan kali ini aku tertarik buat berbagi laporan pentingnya disini sbg bahan perenungan buat para orang tua terutama para ibu yang masih peduli dengan kelangsungan masa depan anak-anak kita yang jauh lebih baik.

"aku salah satu anak yang beruntung loh bun dari kecil diurus sama bundanya sendiri, jadinya aku sehat terus sampe segede ini.. temenku Novia yang baru pindah itu kasian deh bun, dari bayi dia diurus sama baby sitter gara-gara ayah sama bundanya sibuk kerja. Nah waktu dia kecil dia pernah diasuh sama mbak-mbak yang galak banget bun, masa kalo Novia pipis terus si mbaknya itu marah-marah sampe akhirnya dia jadi takut kalo mau pipis. Akhirnya dia jadi sering nahan-nahan pipis, nungguin sampe bunda atau ayahnya pulang kerja baru deh dia pipis biar ga dimarahin sama mbaknya. Gara-gara keseringan nahan pipis lama-lama itu katup penahan pipisnya jadi rusak bun, sekarang dia ga bisa nahan lagi pipis.

Kata ustadzah siyh jadi dol, kalo mau pipis yah langsung aja keluar ga bisa ditahan lagi ga bisa lari ke toilet dulu. Kasian yah bun temenku, pantesan selama ini kata teman-teman bilang Novia suka ngompol jadinya bau pesing kalo dekat-dekat dia tapi aku siyh ga pernah nyium bau pesing kok kalo dekat sama dia. Tadinya kupikir teman-teman aja yang suka mengada-ada, taunya idung Nabil yang kacaw gara-gara flu kali yah bun.

Aku sedih deh bun lihat teman-teman moyokin (mengejek) Novia, ngatain bau pesing lah bau ompol lah padahal siyh ga bau apa-apa kok.. 2 hari yang lalu waktu aku lihat-lihat gambarannya dia kayak yang malu gitu aku dekatin mungkin gara-gara suka dipoyokin sama teman laki-laki lainnya yah jadi disangkanya aku juga mau moyokin dia, padahal aku cuma mau lihat gambar-gambarnya yang bagus banget.. dia jago gambar bun, gambarannya keren-keren.

Tadi selesai sholat jum'at, kita dikumpulin sama ustad Rasyid diceritain tentang cerita Novia itu... uh aku langsung bersyukur ga pernah ikut-ikutan moyokin Novia, pasti berdosa banget rasanya tuh teman-temanku yang suka moyokin Novia mukanya langsung pada malu sambil cengengesan nahan malu. Aku cuma bisa bersyukur dalam hati udah pernah ngajak dia ngobrol samma bilang kalo gambarnya bagus-bagus, seenggaknya Novia tau kalo aku ga takut dekat-dekat sama dia.. Kalau pilek Nabil udah sembuh juga aku ga akan takut dekat-dekat sama dia, kalo bau pesing kan aku bisa nyium-nyium botol minyak kayu putih yang bunda bawain buat aku yah pasti langsung wangi lagi deh...

Hmm.. aku benar-benar bersyukur ga harus diurus sama orang lain, makasih yah bun udah mau ngurusin aku sampe sekarang.. maafin Nabil kalo masih suka ngelawan sama nakal yah, Nabil janji berusaha ga nakal sama ngelawan bunda lagi, kecuali kalo lupa.. maafin kalo Nabil lupa yah bun..."


dan akupun tertegun dengan laporan Nabil kali ini, sungguh aku tidak pernah berpikir sebelumnya bahwa dari hal-hal sepele seperti menahan buang air kecil karena takut dimarahi pengasuhnya, seorang anak manusia yang lugu harus kehilangan kesehatannya hingga sedemikian. Semoga ini bisa jadi perenungan buat kita, betapa nasib anak-anak kita lebih berharga dari apapun yang bisa kita peroleh dari aktifitas kita di luar rumah untuk mendulang rupiah.

Setidaknya untuk para ibu di seluruh permukaan bumi, jikapun harus menjadi sibuk dengan setumpuk aktifitas diluar rumah marilah sejenak kita luangkan waktu kita untuk menimbang lagi mana yang lebih penting bagi hidup kita kelak... anak-anak yang sehat, cerdas, sholeh dan bahagia lahir & batinnya dibawah pengawasan kita sebagai orang tua yang tentu akan lebih mengasihinya melebihi siapapun ataukah setumpuk pengakuan atas eksistensi dan tumpukan rupiah dan property yang tentu HARUS menyita waktu kita yang seharusnya adalah hak anak-anak kita.

"bun aku mules, ceritanya di pause dulu yah aku mo ke wc nanti dilanjutin lagi"

ahk anak manis, bunda mencintaimu melebihi apapun... tidak akan rela sekejap pun bunda berpaling hanya untuk membuatmu kecewa apalagi ketakutan dan terluka oleh yang lain, semoga bunda dapat senantiasa berada di dekatmu, menjagamu, merawatmu dan memastikan semuanya akan baik-baik saja untukmu hari ini dan masa depanmu... amin ya rabbal allamin...

Tuesday, October 20, 2009

serba-serbi selama hiatus

Dua bulan lebih saya menyepi dari hiruk pikuk rumah ini, entah kenapa keinginan itu seperti menguap seiring dengan kedamaian yang saya peroleh di tempat lain... sesungguhnya banyak sekali yang ingin saya coretkan disini tapi semua hanya ingin dan akhirnya mengendap dan mungkin akan menjadi basi untuk ditulis disini sekarang, tapi sepertinya lebih baik basi daripada tidak sama sekali yah hehehhe....

Tiga minggu yang lalu tentu masih hangat dalam ingatan kita kontroversi yang cukup hebat tentang pengakuan pemenang puteri Indonesia akan keberaniannya melepaskan jilbabnya demi memaksimalkan penilaian para juri akan kecantikannya. Duh gusti, apalagi ini batin saya kala itu... betapa ngenesnya saya menyaksikan fenomena tersebut, betapa seorang anak manusia rela mengorbankan apa yang seharusnya dia perjuangkan. dikala wanita-wanita lain berbondong-bondong untuk menutupi auratnya demi menuju sebuah fase kehidupan yang jauh lebih baik lagi, bagaimana mungkin seseorang yang ingin menjadi seorang puteri kecantikan rela menggadaikan aqidahnya untuk sebuah pengakuan duniawi ? gusti Allah, ampuni saudara muslimah saya tersebut akan kekhilafannya... mungkin dia hanya sedang tergelapkan oleh kehendak iblis yang memabukan seperti juga aku sering tersilapkan oleh kenikmatan duniawi sesaat yang pada akhirnya selalu mengantarkan aku pada jurang penyesalan. maafkan saudariku seperti engkan selalu ikhlas memaafkan aku ya Rabb... semoga saja saudari saya tersebut segera menyadari betapa itu bukan hanya menyakiti saudara-saudara sebangsanya tetapi juga menyakiti Tuhannya. Meskipun beberapa hari yang lalu saya sempat melihat statementnya bahwa sesungguhnya dia tidak berjilbab sebelumnya, tetapi saya melihatnya hanya seperti sebuah pembelaan diri yang terlambat saya... sudahlah saudariku, nikmatilah apa yang menurutmu benar dan akan membahagiakanmu... pada akhirnya tentu Tuhan akan mengembalikanmu pada jalan yang benar... amin YRA...

Bencana gempa yang terjadi bersambungan belakangan ini memberikan saya sebuah pemahaman baru akan makna kehidupan, ada pesan Allah bahwasannya gejolak kehidupan akan selalu datang silih bergantian tanpa kita tau kapan dan bila... seperti juga musibah gempa yang tidak pernah kita tau dengan pasti kapan dan dimana akan terjadi... Rabb, maafkan kami yang lalai dan sering mengabaikan pesan-pesan nyata-Mu. Semoga ini bukan kemurkaan-Mu tanpa henti dan ampun, semoga Engkau akan segera memaafkan kecerobohan kami...

Nah dari ranah politik terpilihnya ketua MPR dan susunan kabinet Indonesia Bersatu jilid II dibawah kendali pak SBY juga membawa angin baru buat bangsa ini tentunya, dan saya memilih untuk mendoakan yang terbaik untuk komposisi baru ini daripada harus menghujat apa yang belum sempat mereka buktikan...

ok... sudah cukup rasanya untuk sore ini, semoga keinginan saya untuk mencorat-coret halaman ini tidak padam lagi setelah ihi.... amin....

Tuesday, August 18, 2009

Pantai Padang-Padang



Liburan kali ini cukup menyenangkan, selain bisa ikut menikmati peringatan HUT kemerdekaan RI ada beberapa perjalanan yang udah lama aku idam-idamkan bisa terwujud pada liburan kali ini.

Berhasil menginjakan kaki di padang-padang beach alias pantai padang-padang a.k.a pantai rumput-rumput [padang = rumput dalam bahasa bali] adalah yang paling menyenangkan buat saya pada long weekend kemarin. Sudah lama sekali saya mendengar tentang keindahan pantai ini dari beberapa teman dan sumber literatur yang saya baca di internet, itu kenapa saya penasaran sekali untuk bisa mengunjungi pantai ini.

Lokasinya berada setelah pantai new kuta di desa pecatu yang lebih terkenal dengan pantai dreamland. Letaknya ada di desa ungasan (kalo ga salah dengar hehe..), masih jauh lagi jarak yang harus ditempuh untuk bisa sampai di pantai padang-padang ini setelah melewati dreamland. Jalannya sempit dan sedikit naik turun dan berkelok-kelok meskipun sudah beraspal (sepertinya masih baru dan belum sepenuhnya selesai karena masih banyak galian di kanan dan kiri jalan). Walaupun lokasinya sedikit jauh dari keramaian tapi ga sulit kok buat menemukannya, seperti biasanya selalu ada banyak papan petunjuk jalan untuk memudahkan para pelancong di pulau dewata ini.. Patokannya kantor desa ungasan (atau unggasan yah) belok kanan lalu ikuti terus jalan itu naik turun belok-belok sampai ketemu papan bertuliskan "parkir pantai padang-padang", sampe deh..

Dari parkiran di seberang jalan itu masih harus menuruni tebing untuk bisa sampai di pantai dan bermain air laut. Jalannya sedikit unik, dengan posisi menurun dan melewati celah-celah tebing walaupun sudah ada undakan-undakan anak tangga yang sudah rapi tertata dan bisa dilalui dengan nyaman. Untuk yang sudah sepuh sepertinya akan sedikit kecapekan yah untuk melalui rute ini, tapi cuma itu satu-satunya jalan masuk dan keluar untuk sampai di bibir pantai.


Pantai ini terkenal dengan batu-batu karang besarnya yang ditemani rumput-rumput tinggi di pinggirannya, lautnya juga tenang dengan ombak yang cukup menyenangkan untuk berenang di laut atau sekedar bermain-main air di tepian pantai. Tapi hati-hati dengan batu-batu karangnya yah, ada beberapa kecelakaan kecil yang aku lihat kemarin.. Walaupun tidak terlalu fatal tapi cukup membuat beberapa orang luka lecet hingga berdarah terkena gesekan batu-batu karang di dalam air laut ketika berenang. Pasir pantainya juga masih kasar bercampur dengan cangkang-cangkang binatang laut dan serpihan karang, jadi hati-hati berjalan diatasnya kalo nggak mau kakimu luka karena kena cangkang tajam..

Selain keindahan pantai dan lautnya tentu saja tidak ketinggalan ritual sunset menjadi dessert dalam setiap jamuan panorama laut di sebagian besar pantai di pulau Bali ini. Walaupun buat saya sunset di pantai padang-padang ini belum bisa mengalahkan keindahan sunset yang saya nikmati di dreamland apalagi di atas bebatuan di belakang discovery tempo hari itu.. Bagaimanapun, pesona pantai padang-padang menyisakan kesan mendalam di hati saya karena kepenasaran saya akhirnya bisa tertuntaskan.

dongeng hidup Blog re-Design by Cebong Ipiet © 2008

Back to TOP