Saturday, March 21, 2009

Tak ada yang bisa menggantikan dirimu

Pemuda tampan itu lelah menemani kekasih cantiknya berbincang senja itu, keindahan sunset di hadapannya juga tidak lagi mampu menarik perhatiannya seperti senja-senja sebelumnya.

"Aku ingat ibu, aku kangen ibu" gumam hati kecilnya..

Tetapi kekasih cantiknya masih saja berceloteh manja, dan tak sanggup pemuda tampan itu mengecewakan wanita yang dicintainya itu meski sesungguhnya tidak ada lagi satu kata pun yang bisa lagi dia cerna kecuali kelebatan-kelebatan sang bunda yang entah sedang apa saat ini...

Dan ketika malam merangkul kegelapan, kepulangannya menyisakan sesal.. sang bunda tertidur di sofa persis di depan pesawat televisi yang masih menyala menayangkan acara favorit wanita cantik itu. Pemuda itu terduduk disamping sang bunda untuk kemudian menatap dalam-dalam wanita yang sangat dikasihinya itu. Ibu sudah renta.. bahkan gurat-gurat keriputnya sudah banyak menghiasi paras manisnya, digenggamnya tangan lembut itu didekap dalam tangkupan hangat kedua telapak tangannya seakan takut kehilangan..

"Bunda.. Tak ada yang bisa menggantikan dirimu, tak ada yang bisa menggantikan cintamu, tak ada yang bisa menggantikan hatimu, tak ada yang bisa membuat diriku jauh darimu..."

Tidak juga wanita secantik bidadari yang sedang menguasai ranah cinta ku, tidak juga wanita indah manapun yang kelak menjadi ibu anak-anak ku.. karena buat ku engkau adalah segalanya... darimana aku bermula dan pada siapa aku hendak kembali... Maafkan aku untuk sering membiarkanmu sendiri padahal tak pernah sekalipun kau biarkan aku sendirian, maafkan untuk sering terlupa memelukmu, meski tak pernah sekali pun kau lupa merengkuh ku dalam peluk mu.. Aku disini, hari ini karena kasih mu dan aku akan kembali pulang memelukmu menggantikan pelukan mu sejak aku bayi hingga saat ini, membahagiakan mu semampuku seperti selalu kau berusaha membahagiakan ku, dan tentu saja menemani mu seperti selalu kau temani aku sepanjang usiamu....

TAK ADA YANG BISA

Saat ku pejamkan kedua mataku
Dan kubayangkan
Di sampingmu
Kurasakan slalu
Hangatnya pelukmu Itu

Dan ku genggam lembut
kedua tanganmu
Seakan takut kehilanganmu
Kuingin selalu hatimu untukku

Tak ada yang bisa menggantikan dirimu
Tak ada yang bisa membuat diriku
Jauh darimu…

Tak ada yang bisa menggantikan dirimu
Tak ada yang bisa menggantikan cintamu
Tak ada yang bisa menggantikan hatimu
Tak ada yang bisa membuat diriku
Jauh darimu…

7 komentar:

Edo dot Com 21 March, 2009 15:40  

kasih ibu sepanjang masa..

Erik21399 21 March, 2009 15:51  

Hem... iya Echi, tak akan ada yang bisa menggantikan posisi dan peran seorang ibu

shalimow.com 22 March, 2009 05:59  

salam kenal mbak
ya, alangkah indahnya kita lahir pasti ditemani ibu, begitupun ketika kita kembali PadaNYa...

mbak aku bisa link?
kalo berkenan kabari aku ya mbak

ayik 22 March, 2009 10:07  

wah...puisinya bagus!!!
btw salam kenal ya mbak...

blognya bagus, ayik jadi kerasan disini.

sino 22 March, 2009 11:39  

surga di telapak kaki ibu,byw kaki yg kanan ato kiri ya?hehehhehehe,nice post

sibaong 28 March, 2009 23:20  

moal aya nu bisa ngagantikeun ibu.......kajeun kukumaha oge..............


*ngaharewos ka............

Echi 29 March, 2009 17:46  

edo : tak terhingga sepanjang masa :)

ayik : syukur alhamdulillah kalo Ayik betah, sering2 mampir ajah :)

Sino : kaki yg mana yah tar cari ilham dulu :p

Si baong : tong ngaharewos atuh, JOROWOKEUN !!!

Post a Comment

Mangga kalo mau komentar 'ndak perlu bimbang atau ragu.. saya 'ndak akan marah apalagi ngambek kok kalo komentarnya bikin ngamuk sekalipun hehehe..
silahkeun..

dongeng hidup Blog re-Design by Cebong Ipiet © 2008|Support by Mobil Keluarga Terbaik Indonesia

Back to TOP