Tuesday, October 20, 2009

serba-serbi selama hiatus

Dua bulan lebih saya menyepi dari hiruk pikuk rumah ini, entah kenapa keinginan itu seperti menguap seiring dengan kedamaian yang saya peroleh di tempat lain... sesungguhnya banyak sekali yang ingin saya coretkan disini tapi semua hanya ingin dan akhirnya mengendap dan mungkin akan menjadi basi untuk ditulis disini sekarang, tapi sepertinya lebih baik basi daripada tidak sama sekali yah hehehhe....

Tiga minggu yang lalu tentu masih hangat dalam ingatan kita kontroversi yang cukup hebat tentang pengakuan pemenang puteri Indonesia akan keberaniannya melepaskan jilbabnya demi memaksimalkan penilaian para juri akan kecantikannya. Duh gusti, apalagi ini batin saya kala itu... betapa ngenesnya saya menyaksikan fenomena tersebut, betapa seorang anak manusia rela mengorbankan apa yang seharusnya dia perjuangkan. dikala wanita-wanita lain berbondong-bondong untuk menutupi auratnya demi menuju sebuah fase kehidupan yang jauh lebih baik lagi, bagaimana mungkin seseorang yang ingin menjadi seorang puteri kecantikan rela menggadaikan aqidahnya untuk sebuah pengakuan duniawi ? gusti Allah, ampuni saudara muslimah saya tersebut akan kekhilafannya... mungkin dia hanya sedang tergelapkan oleh kehendak iblis yang memabukan seperti juga aku sering tersilapkan oleh kenikmatan duniawi sesaat yang pada akhirnya selalu mengantarkan aku pada jurang penyesalan. maafkan saudariku seperti engkan selalu ikhlas memaafkan aku ya Rabb... semoga saja saudari saya tersebut segera menyadari betapa itu bukan hanya menyakiti saudara-saudara sebangsanya tetapi juga menyakiti Tuhannya. Meskipun beberapa hari yang lalu saya sempat melihat statementnya bahwa sesungguhnya dia tidak berjilbab sebelumnya, tetapi saya melihatnya hanya seperti sebuah pembelaan diri yang terlambat saya... sudahlah saudariku, nikmatilah apa yang menurutmu benar dan akan membahagiakanmu... pada akhirnya tentu Tuhan akan mengembalikanmu pada jalan yang benar... amin YRA...

Bencana gempa yang terjadi bersambungan belakangan ini memberikan saya sebuah pemahaman baru akan makna kehidupan, ada pesan Allah bahwasannya gejolak kehidupan akan selalu datang silih bergantian tanpa kita tau kapan dan bila... seperti juga musibah gempa yang tidak pernah kita tau dengan pasti kapan dan dimana akan terjadi... Rabb, maafkan kami yang lalai dan sering mengabaikan pesan-pesan nyata-Mu. Semoga ini bukan kemurkaan-Mu tanpa henti dan ampun, semoga Engkau akan segera memaafkan kecerobohan kami...

Nah dari ranah politik terpilihnya ketua MPR dan susunan kabinet Indonesia Bersatu jilid II dibawah kendali pak SBY juga membawa angin baru buat bangsa ini tentunya, dan saya memilih untuk mendoakan yang terbaik untuk komposisi baru ini daripada harus menghujat apa yang belum sempat mereka buktikan...

ok... sudah cukup rasanya untuk sore ini, semoga keinginan saya untuk mencorat-coret halaman ini tidak padam lagi setelah ihi.... amin....

2 komentar:

mocca_chi 21 October, 2009 13:37  

teh,urus diri sendiri dulu ah aku bru urus negara and sosial wkwkwkkw

pelangi anak 29 October, 2009 09:48  

Hallow selamat pagi dan salam kenal Mbak...

Perkenankan saya turut meninggalkan jejak pada blog istimewa ini.

Terus terang saya agak tidak setuju dengan adanya ajang putri-putrian, Karena dibalik ajang tersebut, ada agenda-agenda kapitalist (produsen) untuk mengintroduksi dan memasarkan produk-produknya. Dari sana juga kita sebenarnya dirayu untuk mendefinisikan kecantikan menurut definisi-definisi mereka, yang dikonstruksi melalui citra-citra yang akan ditopang dengan produk-produk mereka.

Kemudian, setiap kita/insan diciptakan Tuhan di muka bumi ini untuk menjalani takdir dan pilihan hidupnya. Setiap pilihan pasti ada plus-minus atau untung-ruginya. Karena yang apapun yang ada di muka bumi ini terdefinisikan dalam dua aspek tersebut.

Nah, begitu juga Mbak-nya yang jadi putri Indonesia tersebut, dia telah menjalani takdir dan pilihan hidup-nya, kita hanya bisa melihatnya, mengkritisinya untuk menjadi bahan renungan diri kita sendiri, Tuhan lah kelak yang berhak 'mendangu', menilai, kemudian menghakimi dirinya dan juga diri kita sendiri.

Demikian saja Mbak, semoga kunjungan pertama saya ini akan membawa kita semakin saling kenal dan bisa saling berbagi pengalaman, sehingga azas manfaat dari jejaring istimewa ini akan maksimal kita nikmati. Have a great day!

Post a Comment

Mangga kalo mau komentar 'ndak perlu bimbang atau ragu.. saya 'ndak akan marah apalagi ngambek kok kalo komentarnya bikin ngamuk sekalipun hehehe..
silahkeun..

dongeng hidup Blog re-Design by Cebong Ipiet © 2008|Support by Mobil Keluarga Terbaik Indonesia

Back to TOP